Indonesia Rentan Perubahan Iklim, OJK Kasih Panduan Buat Bankir


Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan panduan climate risk management & scenario analysis (CRMS) untuk sektor perbankan pada Senin (4/3/2024).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan panduan tersebut merupakan alat untuk menilai ketahanan model bisnis dan strategi bank dalam menghadapi risiko perubahan iklim.

Peluncuran CRMS bagi perbankan disebut sebagai salah satu bentuk dukungan OJK dalam pengelolaan risiko pengelolaan iklim. Dian mengatakan, peluncuran ini juga merupakan aksi nyata terhadap target nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) tahun 2060.

“Menjadi peran bagi kita semua stakeholders termasuk sektor perbankan yang memiliki peran besar dalam menyalurkan pembiayaan rendah karbon sesuai arah kebijakan pemerintah,” kata Dian di acara Peluncuran CRMS, di St. Regis, Senin (4/3/2024)

Peluncuran ini juga ditandai dengan penandatanganan dukungan nol emisi karbon oleh tujuh bank perwakilan, antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Dian menguraikan ada tiga urgensi yang melatarbelakangi peluncuran CRMS bagi perbankan ini. Pertama, Indonesia rentan terhadap perubahan iklim. Dalam hal ini, RI menduduki peringkat ketiga negara paling terpapar risiko fisik dan peringkat ketujuh negara dengan emisi tertinggi di dunia.

Kedua, sebagai dukungan terhadap komitmen NZE global dan Indonesia. Ketiga, CRMS sebagai arah standar internasional terkait iklim.

Konsep CRMS bagi perbankan ini terdiri dari tata kelola, strategi, dan manajemen risiko.

Baca Juga  Bank Mandiri Lepas Seluruh Kepemilikan Saham di Asuransi AXA

CRMS juga terdiri dari enam buku. Buku 1 merupakan panduan umum, Buku 2 Panduan Teknis, Buku 3 Perhitungan Emisi, Buku 4 Data NGFS, Buku 5 Data Bencana, dan Buku 6 Kertas Kerja CRST.

Panduan CRMS OJK ini bersifat living document atau akan terus disempurnakan mengikuti perkembangan regulasi, praktik terbaik, dan tuntutan kepentingan pemangku kepentingan.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


RI Rentan Isu Iklim, Bos SCG Bocorin 4 Trik Mengatasinya

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *