Global Bond US$ 500 Juta BNI Tuai Respons Positif dari Investor Global


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melakukan penerbitan surat utang senior dalam denominasi Dolar Amerika Serikat senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp7,94 triliun (kurs Rp15.892,85).

Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengungkapkan, pada 27 Maret 2024, perseroan telah menyelesaikan aktivitas penjajakan pasar (roadshow), serta pricing terkait rencana penerbitan surat utang senior senilai US$ 500 juta tersebut.

Rencana penerbitan mendapat respon positif dari investor global. Hal ini ditandai dengan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 6,4 kali dari rencana nilai yang diterbitkan saat Initial Pricing Guidance (IPG).

“Tingginya permintaan dari para investor global ini menjadi indikasi baiknya tingkat kepercayaan investor asing kepada perseroan jika melihat sehatnya fundamental kinerja dan transformasi yang sedang berlangsung di BNI saat ini, serta kepercayaan investor global terhadap sehatnya ekonomi nasional,” ungkap Novita dalam keterangan resmi, Kamis (28/3/2024).

Penerbitan Surat Utang Senior ini merupakan bagian dari penerbitan program Euro Medium Term Note yang dibentuk Perseroan pada tanggal 6 Mei 2020. Berdasarkan Program EMTN, Perseroan dapat menerbitkan surat utang secara bertahap dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya US$ 2 miliar.

“Sebagai bank yang aktif dalam pemberian kredit rupiah dan valas, penerbitan global bond ini akan digunakan untuk ekspansi aset valas dengan imbal hasil yang optimal yang akan memberikan dampak positif terhadap kondisi kinerja keuangan Perseroan, sekaligus meningkatkan kapasitas Perseroan dalam mendukung pengembangan bisnis Indonesia dari dan ke luar negeri,” ujar Novita.

Penerbitan obligasi ini akan dicatatkan di Singapore Exchange Securities Trading. Perseroan telah menunjuk BNI Securities, Citigroup, dan JP Morgan sebagai Joint Lead Managers. Adapun, Lembaga Pemeringkat S&P, dan Fitch telah memberikan rating Baa2, BBB, dan BBB- untuk BNI sebagai issuer.

Baca Juga  Ulah AS Hingga China Bikin Harga Minyak Anjlok Hampir 3%

Sebelumnya, BNI telah sukses menerbitkan berbagai obligasi global dan lokal, seperti program global CD US$ 1 miliar untuk BNI New York Agency pada 2020 dan subordinated notes T2 US$500 juta sebagai penerbitan pertama di bawah Program EMTN pada tahun 2021.

Selain itu BNI juga berhasil menerbitkan instrumen permodalan Additional Tier-1 (AT1) Tahun 2021 sebesar US$ 600 juta, yang merupakan transaksi AT1 publik pertama di Indonesia.

“Kami yakin penerbitan obligasi global ini akan disambut baik oleh investor internasional dan akan semakin memperkuat posisi BNI sebagai bank global asal Indonesia,” pungkas Novita.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Bos BNI Buka-bukaan Soal Akselerasi Pertumbuhan Kinerja

(rah/rah)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *