Ekonomi RI Bikin Ragu Investor Asing, Rupiah Turun ke Rp15.735/US$


Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diakibatkan ekonomi Indonesia yang kurang baik serta pengaruh permintaan eksternal yang masih lambat.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,25% di angka Rp15.735/US$. Depresiasi ini berbanding terbalik dengan penguatan yang terjadi kemarin (1/3/2024) sebesar 0,1%.

Sementara DXY pada pukul 14:51 WIB turun ke angka 103,83 atau melemah sebesar 0,03%. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin yang berada di angka 103,86.

Pelemahan rupiah ditengarai akibat faktor internal maupun eksternal.

Dari sisi internal, Indonesia mengalami twin deficit dari transaksi berjalan dan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Indonesia mencatatkan defisit Transaksi Berjalan hingga US$1,3 miliar pada kuartal IV-2023 sementara secara keseluruhan tahun 2023 defisitnya mencapai US$1,6 miliar atau 0,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Di sisi lain APBN 2023 defisit sebesar Rp347,6 triliun atau 1,65% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Lebih lanjut, ekspor Indonesia sepanjang 2023 pun tercatat mengalami pelemahan akibat dari pelemahan permintaan global. Merujuk data Kementerian Perdagangan, total ekspor Indonesia sepanjang 2023 hanya sebesar US$258,8 miliar atau turun 11,34% jika dibandingkan 2022 yang berada di angka US$291,9 miliar.

Hal ini dapat berdampak kepada neraca perdagangan yang sulit surplus dalam jumlah yang besar dan berhubungan dengan perspektif asing terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Di lain sisi, kondisi China yang merupakan mitra dagang utama Indonesia juga masih cukup sulit.

Pada Januari 2024, tercatat nilai Indeks Harga Konsumen (CPI) berada di angka -0,8% year on year/yoy. Hal ini menunjukkan China berada dalam deflasi yang mengindikasikan bahwa perekonomian China belum dapat bertumbuh dengan baik. Alhasil permintaan barang dari China terhadap Indonesia berpotensi masih cukup rendah.

Baca Juga  Inflasi Konsumen AS di Atas Ekspektasi Pasar, Kripto Rontok

CNBC INDONESIA RESEARCH

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Investor Tunggu Data AS, Rupiah Kasih Harapan Menguat!

(rev/rev)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *