Buntut Polemik Korban Pinjol, AdaKami Mau Ambil Langkah Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan peer to peer (P2P) lending PT Pembiayaan Digital Indonesia atau AdaKami merencanakan untuk menambah pasukan di jajaran petingginya usai heboh polemik tudingan pinjolnya yang memakan korban.

Direktur Utama AdaKami Bernardino Moningka Vega merinci, pihaknya akan mengangkat dua direktur baru dan satu komisaris baru.

“Kita sudah merencanakan akan ada perubahan sedikit, akan ada dua direksi tambahan, dan dua ini kita rencana untuk ajukan, kita akan ajukan adanya komisaris independen di AdaKami,” ungkap Bernardino saat Konferensi Pers di Jakarta, Jumat, (6/10/2023).

Adapun komisaris independen yang baru akan dikhususkan untuk memperketat audit operasi. Berardino pun membocorkan, sosok ini berasal dari orang di luar industri fintech.

“Ia adalah sosok di luar industri dan bisa memberi kami pandangan lain,” pungkasnya.

Merujuk laman AdaKami per hari ini, AdaKami memiliki dua orang yang menjabat di jajaran direksinya. Ia adalah Bernardino selaku Direktur Utama dan Li Meng Michael Direktur Operasional.

Semetara di jajaran komisaris terdapat Isenta Hioe selaku Komisaris Utama, Ho Tak Leung Simon Komisar, dan Amelia Kurniawan sebagai komisaris.

Polemik korban pinjol AdaKami terus bergulir. Terbaru, AdaKami mendata setidaknya ada 36 aduan nasabah terkait proses penagihan yang menyalahi aturan. Tak hanya pemesanan ojek online, dari laporan tersebut diketahui para penagih utang tega memanggil pemadam kebakaran, ambulans dan jasa sedot WC ke alamat peminjam.

Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah mengatakan, asosiasi akan memberi arahan untuk jajaran penagihan untuk larangan praktek order fiktif tersebut.

“Jadi akan kami pastikan ini bukan dari penyelenggara penagihan atau di luar anggota AFPI. Dan kalau ada praktek itu AFPI akan ambil tindakan tegas,” kata Kus.

Baca Juga  Mantan Istri Prabowo, Segini Harta Titiek Soeharto

Namun, terkait berita viral korban yang bunuh diri, AdaKami mengaku pihaknya belum menemukan sosok korban yang bunuh diri tersebut. Mereka pun masih menunggu investigasi kepolisian atau Bareskrim terkait kasus tersebut.

“Investigasi ini sudah masuk ranah penengak hukum dimana AdaKami bekerja sama dengan penegak hukum untuk melengkapi investigasi mereka,” tuturnya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Heboh Nasabah Pinjol Bunuh Diri, Siapa di Balik AdaKami?

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *